Showing posts with label tekno. Show all posts
Showing posts with label tekno. Show all posts

Monday, 3 November 2014

BBM Android Terbaru Cegah Salah Kirim Pesan

BlackBerry meluncurkan
pembaruan ( update ) terbaru untuk aplikasi pesan
instannya, BlackBerry Messenger di platform
Android. Dengan update tersebut, pengguna BBM
Android kini bisa menarik percakapan dan melihat
berapa lama pesan telah diterima.
Sebelumnya, banyak keluhan yang menyebut
bahwa di BBM, pengguna tidak bisa menarik
(menghapus) pesan yang telah terkirim. Hal
tersebut kadang menjengkelkan bagi yang
mengalami salah kirim pesan ke kontak.
BlackBerry menanggapi keluhan tersebut dan
memberikan perbaikan dalam update-nya kali ini.
Fitur-fitur baru yang ditambahkan BlackBerry ke
dalam BBM tersebut kini lebih menyerupai fitur
standar aplikasi pesan instan lain.
Dikutip KompasTekno dari Android Authority
(31/10/2014), dengan fitur Message Retraction
(penarikan pesan), pengguna kini bisa menarik
pesan dari percakapan BBM, terlebih saat
mengetahui pesan yang dikirim ternyata untuk
kontak yang berbeda.
Sementara fitur Timed Message (penjadwalan
pesan) berguna untuk mengatur berapa lama
pesan tersebut bisa dilihat oleh penerima. Bukan
hanya pesan teks saja, namun juga pesan
multimedia seperti foto.
Selain kedua pembaruan di atas, BlackBerry
masih menambahkan update pemilihan sticker
dengan cara lebih cepat, transfer file ukuran
besar (High Definition), serta fitur Discover Music
untuk melihat musik apa yang sedang didengar
oleh kontak di BBM Feeds.

Sumber : kompas.com

Kecanggihan tv sony seharga Rp 90 juta

Sony merupakan salah satu
perusahaan elektronik Jepang yang juga turut
memproduksi televisi dengan layar resolusi Ultra
HD (4K).
Produk televisi unggulannya di tahun 2014 ini
adalah lini televisi Bravia seri X90B.
KompasTekno berkesempatan menjajal unit X90B
versi layar ukuran 65 inci, dan berikut adalah
ulasannya.
Seperti tren teknologi televisi yang berkembang
saat ini, selain memiliki resolusi ultra HD, Bravia
X90B juga memiliki fitur Smart di dalamnya.
"Kecerdasan" TV ini selain bisa terhubung dengan
internet dan menjalankan berbagai aplikasi,
termasuk di antaranya adalah memiliki antarmuka
khusus untuk menampilkan berita untuk
kebutuhan informasi penggunanya.
Namun, sebelum menilik fitur aplikasi berita
tersebut, terlebih dahulu kita akan melihat garis
besar dari Sony Bravia X90B ini.
Desain
Bravia X90B adalah TV dengan resolusi UltraHD
dengan materi layar LED. Sony menanamkan
teknologi layar Triluminos di dalam layarnya itu
untuk menghasilkan tampilan warna yang terang
dan tajam. Teknologi lain yang disematkan adalah
prosesor gambar 4K X-Reality PRO, serta
Motionflow XR 800 Hz untuk menangani gambar
video dengan gerakan cepat.
Dari sisi desain tampilan, Sony memiliki
pendekatan berbeda dalam membuat TV Ultra
HD-nya ini. Desain yang digunakan adalah
dengan menggabungkan unit sepaker TV menyatu
dengan bingkai layarnya, mengapit di kedua sisi.
Sony
Desain
Sony menganut desain " wedges" dimana bagian
bawah layar memiliki dimensi lebih lebar,
kemudian mengerucut ke atas jika dilihat dari
samping. Bagian pinggirnya diberi sentuhan krom
yang mengkilat. Desain 'wedges" ini selain
membuat pijakan kaki TV menjadi lebih kecil juga
berguna untuk mengakomodasi speaker
terintegrasinya.
Speaker yang dipasangkan oleh Sony dalam X90B
adalah sistem speaker dengan konfigurasi kanal
2.2. Masing-masing sisi TV mengakomodir
tweeter 18 mm, woofer 80 mm, serta subwoofer
dengan diameter sama 80 mm. Speaker tersebut
memiliki daya ouput masing-masing 12,5 watt
untuk tweeter dan 20 watt untuk woofer dan
subwoofer.
Konektivitas
Konektor-konektor yang disediakan oleh Sony
tertata rapi di bagian belakang TV sebelah kiri. Di
sana, pengguna akan menemui deretan koneksi 4
input HDMI dengan dukungan HDCP 2.2, 3 input
USB 2.0, 2, koneksi input video composite, 1 input
video component, 1 koneksi Ethernet, 2 input
audio analog, 1 output audio digital, serta 1
headphone out.
Reska K. Nistanto/KompaTekno
Koneksi di Bravia X90B
Aplikasi Kompas.com dan Kompas Video
Seperti yang disinggung di awal, selain memiliki
resolusi empat kali Full HD dan fitur Smart, TV ini
juga dilengkapi dengan aplikasi berita.
"Kompas.com" menjadi aplikasi yang telah
terpasang dalam setiap unit TV Sony Bravia
X90B.
Untuk mengakses fitur berita, pengguna cukup
menekan tombol Discovery di remote TV. Namun
fitur ini hanya bisa diakses dalam mode TV. Saat
membuka halaman aplikasi, fitur tersebut tidak
dapat diakses.
Reska K. Nistanto/KompaTekno
Tombol Discovery di remote TV Bravia X90B
Sebuah menu bar di bagian bawah akan muncul
dengan deretan kanal-kanal berita yang dimiliki
Kompas.com, seperti News, Ekonomi, Bola, Tekno,
Entertainment, Otomotif, dan sebagainya.
Tiap-tiap kanal akan menampilkan lima pilihan
berita terbaru Kompas.com. Pengguna bisa
menjelajah berita tersebut dengan tombol arah
(D-Pad) di remote TV. Untuk memilih berita,
cukup tekan tombol Enter dan layar akan
menampilkan berita yang dimaksud.
Reska K. Nistanto/KompaTekno
Aplikasi kompas.com di Sony Bravia X90B
Berita yang ditampilkan adalah versi mobile dan
ditampilkan dalam browser bawaan Bravia X90B.
Untuk kembali ke menu sebelumnya, tekan tombol
Back atau Discovery untuk memilih berita yang
lain.
Oik Yusuf/KompasTekno
Browser web Sony Bravia X90B
Membaca berita di layar TV ukuran besar seperi
65 inci memang agak unik. Namun hal ini bisa
dilakukan saat pengguna ingin berbagi konten
dengan seluruh anggota keluarga saat berkumpul.
Selain memiliki aplikasi Kompas.com, Sony Bravia
X90B juga disertai dengan aplikasi Kompas Video.
Aplikasi ini bisa diakses dari halaman My Apps.
Kompas Video menyajikan video-video dari
bermacam kategori, seperti Berita, Hiburan,
Feature, dan sebagainya.
Oik Yusuf/KompasTekno
Tampilan antarmuka halaman KompasVideo di
Sony Bravia X90B
Kontrol sentuh
Jika menavigasi dengan remote kontrol terasa
susah, masih ada remote TV One-Flick Touchpad.
Remote ini memiliki bidang area kontrol layar
sentuh yang bisa digunakan dengan fitur Social
TV.
Oik Yusuf/KompasTekno
One click touchpad, remote kontrol sentuh dari
Sony
SocialTV sendiri merupakan salah satu fitur lain
dalam lini Sony Bravia dimana pengguna bisa
menggunakannya manakala ingin melihat
tayangan TV sembari memantau timeline
(linimasa) jejaring sosial Twitter.
Selain Twitter, Sony Bravia TV juga telah
dilengkapi dengan aplikasi Skype. Sebuah kamera
kecil bertengger di pinggir bingkai sebelah kiri TV
yang bis adigunakan untuk melakukan panggilan
video.
Reska K. Nistanto/KompaTekno
Tampilan antarmuka TV Tweet di Sony Bravia
X90B
Selain One-Flick Touchpad, antarmuka menu TV
seri Sony Bravia juga bisa dijelajahi dan dikontrol
dengan tablet atau smartphone Xperia keluaran
Sony. TV akan terhubung dengan perangkat
mobile melalui koneksi Bluetooth atau WiFi.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pengalaman menonton dan
mengoperasikan Sony Bravia X90B terasa
menyenangkan, terutama saat melihat tampilan
layar TV dengan konten 4K yang bisa dilihat dari
sudut mana pun tanpa penyimpangan gambar
atau warna.
Aplikasi-aplikasi yang disediakan Sony dalam
Bravia X90B walau tergolong sudah banyak,
namun masih perlu diperbanyak lagi, terlebih
untuk aplikasi lokal, agar pengguna memiliki lebih
banyak lagi pilihan yang relevan.
Oik Yusuf/KompaTekno
Halaman antarmuka My Apps di Sony Bravia
X90B
Koneksi yang disediakan walau sudah mencukupi
kebutuhan masa kini, namun masih bisa
ditingkatkan. Misal dengan menyediakan port USB
3.0 yang memiliki kecepatan data transfer lebih
cepat.
Dalam pengoperasian, menu yang ditampilkan
mudah dimengerti dan gampang dijelajahi.
Namun, saat menjelajahi menu dan fiturnya
dengan perangkat remote yang disertakan,
seringkali kami salah tekan tombol Enter dan
tombol arah bawah, karena sepintas keduanya
terasa menyatu saat dipegang.
Layar televisi yang menggunakan materi yang
reflektif mungkin akan mengganggu kenyamanan
pengguna sata menonton di tempat yang terlalu
terang, karena bisa memantulkan ruangan
sekeliling. Namun, pengguna bisa mengakalinya
dengan mengatur lampu ruangan lebih redup.
Speaker terintegrasi TV juga sudah mencukupi
kebutuhan dasar untuk menonton TV, film,
memutar video, atau memutar musik. Sony
menyediakan beragam fitur kontrol audio di
dalamnya, termasuk equalizer untuk mengatur
suara.
Soal harga, dengan merogoh kocek sekitar Rp 90
juta, pengguna bisa menebus TV layar 4K dengan
fitur Smart, berikut dengan sistem audio mininya
yang terintegrasi.

Sumber : kompas.com

Google siapkan teknologi tukar file antara android dan iOS

Google dirumorkan sedang
membuat metode transfer baru yang
mempermudah transfer file antar-platform
Android, iOS, dan Chrome. Proyek pembuatan
sistem transfer lintas platform itu disebut dengan
Co-Pressence.
Dengan sistem tersebut, nampaknya pengguna
bisa saling terhubung melalui fitur Nearby yang
juga sedang dikerjakan oleh Google. Fitur itu bisa
dipakai untuk berinteraksi dengan perangkat lain
yang berada di dekat pengguna saat itu.
Dengan Co-Presence, seperti dilansir Android
Police (1/11/2014) dan dikutip KompasTekno,
pengguna bisa dengan mudah mentransfer file,
foto, pesan, petunjuk arah, atau konten lain antar-
perangkat Android, iOS, dan Chrome.
Perangkat akan menggunakan data lokasi dan
koneksi Bluetooth untuk saling terhubung,
transfer file dilakukan melalui Wi-Fi atau Wi-Fi
Direct. Untuk menggunakannya, pengguna juga
tidak diharuskan untuk memiliki akun Google.
Selain fungsi bertukar informasi dan file, belum
pasti apa fungsi lain yang bisa dilakukan oleh
sistem tersebut di masa mendatang.
Co-Presence dijadwalkan segera hadir dalam
beberapa minggu ke depan, namun baru berupa
fitur yang terbatras dalam beberapa aplikasi saja,
dan belum menjadi fitur yang menyebar luas di
iOS.

Ipod pro setipis iphone 6

Bocoran tentang perangkat Apple
dengan layar terbesar, iPad Pro kembali muncul.
Kali ini, iPad Pro disebut akan mengusung layar
yang sebesar yang dirumorkan dan memiliki
ketebalan yang sama dengan iPhone 6.
Rumor yang dikutip KompasTekno dari Trusted
Reviews (2/10/2014) ini pertama kali disebarkan
oleh blog berbahasa Jepang, Macotakara yang
selama ini dipercaya memberikan bocoran yang
akurat tentang produk-produk Apple.
Dalam rumor sebelumnya iPad Pro dikatakan
akan mengusung layar ukuran 12,9 inci. Namun
rumor terbaru menyebut ukurannya sedikit lebih
kecil, yaitu sekitar 12,2 inci.
Perangkat iPad Pro juga dikabarkan akan memiliki
dimensi yang tipis 6,9 mm menyamai smartphone
Apple iPhone 6 yang belakangan diterpa isu
bendgate (atau permukaan yang melengkung
akibat ditaruh di saku celana).
Selain itu, fitur yang disertakan Apple juga
termasuk kamera depan iSight yang sama dengan
yang saat ini digunakan dalam MacBook Air,
serta sensor Touch ID yang juga akan dipasang di
tombol Home.
Faktor pembeda lain antara iPad Pro dan iPad Air
2 adalah ditambahkannya sepasang speaker
stereo yang menghadap ke depan serta dual-
array microphone.
Selain itu, jika iPad Air 2 didesain untuk segmen
konsumer, maka iPad Pro ini didesain untuk
bersaing dengan tablet Microsoft Surface Pro 3 di
segmen korporat.
Rumor dari Macotakara menyebut iPad Pro ini
akan dirilis oleh Apple dalam rentang waktu
sembilan bulan pertama di tahun 2015, atau
paling lanbat kurtal tiga 2015

Sumber : kompas.com

Monday, 27 October 2014

4G mulai melangkahkan kaki di Indonesia

Jaringan 4G internet mulai melangkahkan kaki di Indonesia. Berita yang sangat menggembirakan bukan? Apalagi anda adalah peselancar dunia maya atau Anda adalah orang yang sangat suka download. Bahkan jaringan 4G ini juga dapat kalian rasakan di smartphone/ gadget kalian.
Bayangkan kecepatan 4G adalah 42 mbps. Seberapa cepat kita bisa download ini itu disana kemari..
Telekomunikasi seluler generasi keempat, lebih akrab dikenal sebagai 4G, tak lama lagi bakalhadir di Indonesia. Ibaratnya tamu, teknologi ini sudah mengetuk pintu.
Apakah yang sebenarnya indonesia harapkan dari kehadiran 4G?
Seperti juga teknologi telekomunikasi lainnya, yang saat  ini sudah ada maupun belum ada di Indonesia, hal utama yang diharapkan adalah kemampuan komunikasi yang lebih baik dan akses pada informasi.
Akses informasi yang cepat adalah syarat yang dibutuhkan dalam meraih keunggulan di dalam ekonomi global
Akses informasi juga berguna bagi para pekerja di kota. Misalnya, untuk mengetahui kemacetan, informasi transportasi publik dan lainnya yang iabutuhkan sehari-hari.
Tapi memang akses informasi melalui jaringan internet belum mencakup seluruh penduduk Indonesia. Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan jumlah pengguna internet baru mencapai 82 juta dari 250-an juta jumlah penduduk keseluruhan di Indonesia.
Di sisi lain, dengan 300-an juta pelangganmobile(nomor ponsel) di Indonesia, ada pertumbuhan yang sangat pesat di sisi telekomunikasi mobile. Adopsi mobile broadband pun dilaporkan mencapai 50 persen dari pelanggan.Artinya, 4G -- sebagai kelanjutan dari 3G dan 2G -- punya potensi untuk memberikan akses informasi pada banyak pengguna layanan telekomunikasi seluler.Jika di Indonesia 4G baru "mengetuk pintu", beberapa negara di dunia sudah mulai menjalankan 4G. MenurutOpenSignal, pada Februari 2014 terdapat 76 negara di dunia yang sudah menerapkan 4G LTE.
Beberapa negara memiliki ketercakupan yang lebih baik dari negara lainnya, Korea Selatan, misalnya, mencapai 91 persen. Disusul kemudian oleh Swedia (88%), Hong Kong (74%) dan Jepang (68%).Angka ketercakupan di atas mengacu pada "Time On LTE", yaitu berapa persen waktu rata-rata pelanggan, saat tersambung ke jaringan, mendapatkan sinyal 4G LTE.
OpenSignal juga menyebutkan, Australia sebagai negara dengan kecepatan rata-rata tercepat, di angka 24,5 Mbps. Selain itu, salah satu operator di Brasil jadi yang tercepat di dunia dengan kecepatan 27,8 Mbps.
Namun angka kecepatan itu ternyata bisa mengecoh. Karena, data "Time OnLTE" menunjukkan bahwa Brasil masihada di kisaran 45 persen, sedangkan Australia di 58 persen.
Hal itu menunjukkan, meski kecepatannya tinggi, namun sebaran jaringannya belum merata. Buat apa ada jaringan cepat, jika tidak bisa diakses setiap saatIni berbeda dengan Korea Selatan, yang memiliki ketercakupan 91 persen. Kecepatan rata-rata di Korea Selatan memang lebih rendah dari duanegara tercepat tadi, "hanya" 18,6 Mbps.
Tapi, kalau kecepatan itu bisa dirasakan setiap saat, bukankah jadinya lebih baik?
Thanks to tekno.kompas.com

Keuntungan Android vs Blackberry

Android Vs Blackberry

Keuntungan Android Dibanding Blackberry - Android vs Blackberry ada Enam alasan utama kenapa banyak orang meninggalkan BlackBerry untuk Android saya rasa bukanlah hal yang mustahil bagi kita yang mempunyai penghasilan yang cukup untuk mengganti hp blackberry dengan anroid, memang di tahun 2012 ini orang-orang lebih suka memakai Android di banding BB, mengapa hal ini dapat terjadi, itu disebabkan karena fitur yang dimiliki oleh hp android ini cukup canggih ketimbang hp blackberry. Berikut adalah enam alasan mengapa Android lebih menguntungkan Dibanding Blackberry


Android, blackberry


Keuntungan Android Dibanding Blackberry

6 Keunggulan Android Dibanding Blackberry
1. Aplikasi
#Blackberry: BlackBerry memang memiliki segudang aplikasi, tapi di saat yang sama iPhone juga semakin jauh meninggalkan BlackBerry. Jadi lebih baik melihat apa yang bisa dilakukan BlackBerry untuk menyusul ketertingalannya di belakang iPhone OS dan Android.
#Android: Semakin banyak aplikasi yang dulunya hanya ada di iOS, kini sudah ada versi Android-nya. Pesaing sebenarnya dari Android adalah iPhone, bukan BlackBerry
2.Web Browsing
#Blackberry: sangat melelahkan, Anda harus mengakui itu.
#Android: disinilah letak kelebihan Android. Android menjadi pemenang jika dibandingkan dengan semua mobile OS. Jika membandingkan web browsing pada Android dengan BlackBerry, seperti siang dan malam saja. Jauh berbeda.
3. Email

#Blackberry: email pada BB memang menjadi andalan RIM. Gmail pada BB pun telah dioptimalkan fungsinya, tapi tentu saja tidak sebaik pada Android.
#Android: apa yang Anda ragukan dari Gmail buatan Google yang dijalankan pada Android yang juga buatan Google?
4. User Interface (UI)
#Blackberry: membosankan, done.
#Android: Anda bahkan tidak akan merasa lelah untuk menjelajah setiap sudut ponsel Android. Dijamin.
5. Baterai
#BlackBerry: umur baterai BB memang luar biasa. Ya, wajar saja karena BB tidak banyak melakukan proses berbagai aplikasi seperti pada Android.
#Android: tergolong boros, tapi kadang bisa sampai satu hari. Tapi harus diingat bahwa ponsel Android memakai baterai untuk BANYAK hal. Contohnya jika Anda memakai ponsel Android untuk brwosing web atau nonton video sampai 1 jam, pastinya itu membutuhkan daya baterai lebih. Dan, bisakah BlackBerry melakukan hal yang sama selama itu?
6. Performance
#BlackBerry cepat dan stabil. Tapi kadang terjadi phone-hang yang mengharuskan Anda mengeluarkan baterai dari tempatnya dan yang paling menyebalkan adalah proses re-boot: 3-8 menit!
#Android Sangat cepat. Belum ada keluhan tentang phone-hang yang mengharuskan baterai keluar dari tempatnya, kecuali jika ingin ganti SIM card. Proses re-boot berlangsung cepat.

sumber : blog.andenluri.com

Saturday, 25 October 2014

Apa yang terjadi jika "Microsoft vs Android"

Cukup jelas bahwa waktu lalu Microsoft telah mangalami banyak kegagalan di pasar massal tablet. dan mereka telah memutuskan bahwa jika mereka tidak bisa mengalahkan Apple dan Android di populeran tablet, Microsoft akan menuntut mereka sebagai gantinya.
Itu satu satunya penjelasan Microsoft menggugat Barnes & Noble, Foxconn, dan Inventec lebih Android.
Microsoft, kami sekarang tahu, dari Microsoft Horacio Gutierrez, Deputi Penasihat Umum untuk Kekayaan Intelektual & Perizinan, bahwa Microsoft berusaha untuk memenangkan oleh litigasi bahkan sebelum Microsoft dirilis secara komersial Windows 7 tablet. Gutierrez menulis," Kami telah mencoba untuk lebih dari setahun untuk mencapai perjanjian lisensi dengan Barnes & Noble, Foxconn dan Inventec. mereka penolakan untuk mengambil lisensi meninggalkan kita tidak ada pilihan selain untuk membawa tindakan hukum."
Sekarang, Aku bukan pengacara atau aku ahli paten, tapi Microsoft bagiku jenis perangkat lunak palsu paten yang merupakan contoh sempurna kenapa perangkat lunak palsu paten adalah ide yang mengerikan. Perangkat paten seperti" dipatenkan" ide seperti" Memasukkan status untuk Hypermedia Browser Memiliki batas Tersedia Area Tampilan" dan" Seleksi Menangani di Editing Dokumen Elektronik." bahwa karena dapat, yang saat ini berlaku paten dan Microsoft akan mencoba untuk menggunakannya untuk mendapatkan uang sendiri tablet akan pernah melihat. Saya setuju dengan Pamela Jones, editor of Groklaw, hukum situs teknologi, yang mendiscripsikan motif Microsoft sebagai" Daripada mengembangkan produk pesaing, mereka ingin hanya skim dari atas dari pekerjaan orang lain." Jadi, mengapa, Microsoft hanya menggugat Google ahli hukum akrab dengan situasi mengatakan kepada saya," Microsoft akan memberi serangkaian tuntutan hukum tahun ini, gugatan pada akhirnya akan membawa terhadap Google." Pengacara itu melanjutkan," Ini adalah hanya satu langkah lagi dalam perang paten yang berjalan untuk menyebar ke seluruh industri TI. Ini akan menjadi tahun sebelum mencapai intensitas maksimum, dan tahun lebih sebelum api mulai mereda. Sebagian besar dekade ini akan menghabiskan dalam perang, yang akan mengurangi inovasi, menghancurkan puluhan miliar dolar dalam nilai, dan menawarkan lapangan hari tertentu non- US pesaing. Kami memperingatkan orang tahun yang lalu tentang hal ini, dan sekarang Dunia Bebas akan menyakiti, seperti orang akan menyakiti, oleh paten perang yang dihasilkan dari perusahaan tdk berhati- hati merangkul negara- issuedmonopolies pada ide." Saya berharap mereka salah, tapi mereka tidak. Alih- alih ide dan produk, malah untuk tahun litigasi bukan dari inovasi.